Pion

Kita adalah pion

Berada dibarisan paling depan
Membuka jalan
Namun tidak bisa kabur kebelakang

Kita adalah pion
Dikorbankan oleh sang tuan
Demi mendapat kemenangan
Menutupi kecurangan

Kita adalah  pion
Termakan hasutan
Dalam kepicikan
Menjadi tumbal keserakahan

Kita adalah pion

Wedarijaksa, 5 April 2020

Catatan akhir tahun

Problematika kehidupan
Menyatu seiring perjalanan
Banyaknya rintangan
Tak menyurutkan perjuangan hidup seseorang

Getir kehidupan
Setiap hari dirasakan
Manis kebahagiaan
Sekejap mata diperlihatkan

Oktober silam membawa catatan
Musibah yang datang
Tak mudah dilupakan
Cacat sampai maut datang

Ujian kehidupan
Kesabaran yang mendalam
Sendiri berjuang
Namun sering terpatahkan

Ujian kembali datang
Menyisihkan kenyataan
Impian kebahagiaan
Sirna dimakan jaman

Pangkalan, 27 Desember 2018

Entahlah

Politik lima tahunan
Kata jadi bahaya
Ketika salah bicara
Berita jadi bahaya
Ketika hoax disebar dimedsos kita
Mereka mempermainkan kata
Tuk mencari masa
Entah paslon satu atau dua
Mereka menebar pesona
Dunia maya jadi ajang politik
Kampanye hitam semakin menggelitik
Akun kaleng-kaleng bermunculan
Demi kepentingan pencitraan
Racun ditebar
Masyarakat semakin hambar
Perang dingin tak terhindar
Saudara sekandung bertengkar
Entahlah....
Pangkalan, 2 Desember 2018

Politik Lima Tahunan


politik lima tahunan


Mereka berdebat seolah-olah paling benar
Mereka saling menghujat demi kedudukan
Mereka berpolitik menghalalkan berbagai cara
Mereka para mantan
Lima tahun lalu mereka bersama
Lima tahun lalu mereka teman
Lima tahun lalu mereka satu meja
Lima tahun lalu mereka satu tujuan
Lima tahun sudah berlalu
Kini mereka berbeda
Dulu ya dulu
Sekarang sudah beda


Pati, 5 Desember 2018

Pilkada

Pilkada

Setelah Pilkada Bergulir


Pilkada sudah berlangsung
Janji sudah melambung-lambung
Paslon menantikan hasil
Untuk memimpin

Kursi panas mereka rebutkan
Lupakan janji yang diucapkan
Uang yang dihamburkan
Mereka minta balasan

Kursi sudah didapat
Isu mereka laknat
Janji lupa sesaat
Sengsarakan Rakyat

Rakyat jadi tumbal
Dari percobaan sistem abal-abal
Mereka duduk sambil nyengir
Tertawa melihat pertiwi yang air matanya mengalir

Perjalanan setelah ramadhan


bom ramadhan
Kejutan Ramadhan (Bukan isu propaganda)


Tangis menyambut ramadhan tahun ini
Mayat berserakan tak berarti
Bom meledak disana sini
Nyawa tak berdosa hilang lagi

Bulan suci kau nodai
Berusaha merubah aturan pada kitab suci
Mencoba membuat hukum sendiri
Dianggapnya sesuai jaman kiwari

Ramadhan berduka
Tangisan dimana-mana
Namun diangganya isu propaganda
Padahal ini nyata

Borobudur

Borobudur

Borobudur



Arca diam membisu
Mendengarkan dendang puisi-puisi merdu
Para musisi sastra melebur jadi satu
Bergantian membaca sajak-sajak untukmu

Kamadhatu ranah nafsu
Rupadhatu ranah berwujud
Arupadhatu ranah tak berwujud

Nafsu manusia didunia
Terwakili kata yang terlontar
Dari sajak-sajak perdamaian umat manusia
Yang mudah terpecah belah karena isu semata
Aksi damai sastra untuk Indonesia

Magelang, 21 Mei 2017